Mandat yang Menyapa Lansia

Foto bersama usai kegiatan yang mendapat reaksi positif dari pelbagai kalangan. Diikuti sejumlah lansia dari lingkungan sekitar. Mengusung konsep SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat), Pemkot Bekasi berhasil membawa mandat yang menyapa lansia. Foto: Istimewa.
Foto bersama usai kegiatan yang mendapat reaksi positif dari pelbagai kalangan. Diikuti sejumlah lansia dari lingkungan sekitar. Mengusung konsep SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat), Pemkot Bekasi berhasil membawa mandat yang menyapa lansia. Foto: Istimewa.

SLN.com, Kota Bekasi– Pemerintah Kota Bekasi melalui Kecamatan Mustikajaya menggelar Sekolah Lansia SMART “Mustika Bahagia” yang dilaksanakan secara rutin satu bulan sekali. Program ini menjadi wadah pembinaan dan aktivitas bersama bagi warga lanjut usia di wilayah tersebut.

Kegiatan yang mendapat reaksi positif dari pelbagai kalangan itu diikuti sejumlah lansia dari lingkungan sekitar. Mengusung konsep SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat), kelas ini menghadirkan materi kesehatan, penguatan kapasitas diri, serta aktivitas sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

Komisioner Bawaslu, Jhonny Sitorus, dalam pesan singkatnya kepada Redaksi, Rabu (11/02), menyampaikan bahwa program yang menyasar kelompok lansia mencerminkan pentingnya akuntabilitas pemerintahan pasca-pemilu.

“Integritas pemilu memastikan setiap suara rakyat terlindungi. Setelah itu, mandat perlu diwujudkan dalam kebijakan yang menjangkau seluruh warga, termasuk kelompok rentan seperti lansia,” tulis Jhonny.

Ia menambahkan, dalam perspektif governance accountability, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kebijakan yang inklusif dan terukur.

“Demokrasi tidak berhenti pada proses pemungutan suara. Ia berlanjut pada implementasi program yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rosye, salah satu peserta Sekolah Lansia SMART Mustika Bahagia, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan rutin tersebut. Ia menyampaikan hal itu saat ditemui tim Redaksi, Kamis (12/02) di Komplek Perumahan Mayang Pratama, Kota Bekasi.

“Program ini membuat kami merasa diperhatikan. Ada kegiatan, ada teman berdiskusi, dan ada perhatian terhadap kesehatan,” kata Rosye.

Menurutnya, dalam kondisi sosial saat ini, tidak sedikit lansia yang merasa kurang mendapatkan ruang di tengah dinamika masyarakat. Dengan adanya kelas yang digelar setiap bulan, ia dan peserta lain memiliki kesempatan untuk tetap aktif dan berinteraksi. Ia juga berharap agar Program Sekolah Lansia SMART dari Pemkot Kota Bekasi lebih ditingkatkan lagi, misalnya dengan mengintegrasikan dengan program lain yang berdampak secara ekonomi bagi warga, UMKM misalnya.

“Kami jadi lebih semangat karena ada kegiatan rutin setiap bulan,” ujarnya.

Sekolah Lansia SMART Mustika Bahagia merupakan bagian dari program pembinaan lansia di Kota Bekasi yang dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan pengurus komunitas dan fasilitator pendamping. Program ini menitikberatkan pada pembinaan kesehatan, aktivitas sosial, serta penguatan kemandirian lansia agar tetap produktif sesuai kemampuan masing-masing.

Dengan meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut, perhatian terhadap kebutuhan lansia menjadi salah satu fokus kebijakan di tingkat daerah. Melalui pelaksanaan kelas rutin setiap bulan, Pemerintah Kota Bekasi berupaya menjaga keberlanjutan pembinaan serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi warga lanjut usia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *